Minggu, 09 Juni 2013
Sering merasa sakit pada tengkuk belakang? Bisa jadi ini karena stres
yang berulang pada leher akibat menahan telepon ke telinga terlalu lama.
Whiplash atau tegang leher ini bisa menggambarkan leher keseleo atau
tegang leher yang disebabkan hentakan kepala.
Nah, karena dapat menyebabkan cedera yang memengaruhi jaringan lunak leher seperti otot ligamen dan tendon jangan dibiarkan ya. Berikut ini cara yang tepat untuk mengatasi whiplash seperti dikutip dari Medindia, Sabtu (8/6/2013).
Jika cederanya terkena pada jaringan lunak yang diarahkan pada otot, tendon atau ligamen, ini tidak bersifat serius. Sehingga pemberian es atau air dingin ke daerah yang sakit selama 15-20 menit dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan naproxen dan relaksan otot.
Nah, karena dapat menyebabkan cedera yang memengaruhi jaringan lunak leher seperti otot ligamen dan tendon jangan dibiarkan ya. Berikut ini cara yang tepat untuk mengatasi whiplash seperti dikutip dari Medindia, Sabtu (8/6/2013).
Jika cederanya terkena pada jaringan lunak yang diarahkan pada otot, tendon atau ligamen, ini tidak bersifat serius. Sehingga pemberian es atau air dingin ke daerah yang sakit selama 15-20 menit dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan naproxen dan relaksan otot.
Pengobatan
whiplash di masa lalu biasanya menggunakan collar yaitu penopang leher
yang dapat dipakai di sekitar leher. Namun, saat ini dengan pengobatan
es dan sedikit gerakan lebut pada leher sudah dapat membantu.
Jika gejalanya lebih parah, maka dokter tentu akan memberikan resep berbagai obat yang dapat meredakan rasa nyeri seperti benzodiazepin dan relaksan otot. Tetapi untuk cedera leher terkait dengan tulang atau kerusakan saraf tulang belakang mungkin memerlukan intervensi bedah.
Terapi fisik dengan latihan rentang gerak, penguatan otot atau stimulasi listrik juga mungkin disarankan oleh dokter, tergantung pada beratnya. Hal ini penting untuk tidak membiarkan diri dalam keadaan stres dan membatasi gerak kepala sehingga menyebabkan rasa sakit dan kekakuan pada otot.
Tindak lanjut perawatan mungkin diperlukan tergantung pada tingkat keparahan cedera. Ini mungkin termasuk latihan di rumah, terapi fisik, atau kunjungan ke spesialis.
Nah, gejala whiplash mungkin tidak akan muncul sampai 24 jam setelah trauma dimulai. Gejala yang terjadi biasanya dapat berupa kaku leher, nyeri bahu, pusing, gangguan tidur, dan kebas pada lengan.
Setiap tahun, di Amerika Serikat, 5.000 cedera whiplash menyebabkan quadriplegia, yaitu kelumpuhan keempat anggota badan. Namun, setelah satu tahun cedera hanya 1 dari 5 pasien yang tetap bergejala.
Jika gejalanya lebih parah, maka dokter tentu akan memberikan resep berbagai obat yang dapat meredakan rasa nyeri seperti benzodiazepin dan relaksan otot. Tetapi untuk cedera leher terkait dengan tulang atau kerusakan saraf tulang belakang mungkin memerlukan intervensi bedah.
Terapi fisik dengan latihan rentang gerak, penguatan otot atau stimulasi listrik juga mungkin disarankan oleh dokter, tergantung pada beratnya. Hal ini penting untuk tidak membiarkan diri dalam keadaan stres dan membatasi gerak kepala sehingga menyebabkan rasa sakit dan kekakuan pada otot.
Tindak lanjut perawatan mungkin diperlukan tergantung pada tingkat keparahan cedera. Ini mungkin termasuk latihan di rumah, terapi fisik, atau kunjungan ke spesialis.
Nah, gejala whiplash mungkin tidak akan muncul sampai 24 jam setelah trauma dimulai. Gejala yang terjadi biasanya dapat berupa kaku leher, nyeri bahu, pusing, gangguan tidur, dan kebas pada lengan.
Setiap tahun, di Amerika Serikat, 5.000 cedera whiplash menyebabkan quadriplegia, yaitu kelumpuhan keempat anggota badan. Namun, setelah satu tahun cedera hanya 1 dari 5 pasien yang tetap bergejala.
Salah satu game simulasi sepakbola Pro Evolution Soccer yang terbaru dikabarkan tidak akan dirilis di console-console terbaru atau next-gen.Hal tersebut dikatakan oleh community manager PES Europe, Adam Bhatti. melalui Twitter,
Bhatti mengatakan bahwa bukan karena Konami malas atau tidak ingin
mengikuti perkembangan teknologi. Namun tujuan utama dari Konami adalah
untuk membuat sebuah game sepakbola yang sempurna. Walaupun Xbox One dan
PS4 memiliki kualitas grafis yang lebih baik, namun hal tersebut tidak
menjamin bahwa PES 2014 nantinya akan menjadi sebuah yang diinginkan oleh semua orang.
Selain itu, Bhatti juga mengatakan bahwa pasar PES paling besar, yaitu
di Amerika Latin serta Asia tidak akan bertransisi menuju next-gen
secepat pasar Eropa. Konami tidak ingin meninggalkan pasar para fans-nya
yang telah berdedikasi tinggi hanya karena mengikuti perkembangan
zaman. Bhatti juga mengatakan bahwa versi yang saat ini pun sudah sangat
tinggi kualitasnya.
Bhatti juga menjelaskan bahwa alasan Konami untuk tidak merilis PES 2014 ke Vita dan 3DS adalah karena sistem instalasi Vita yang "merepotkan" serta fakta bahwa "tidak ada" yang membeli PES 2013 versi 3DS. Walaupun begitu, Konami telah mempersiapkan sebuah tim kecil untuk membawa PES 2014 ke PSP atas permintaan dari fans yang ternyata masih menginginkannya di konsol portabel milik Sony tersebut.Dikabarkan PES 2014 hanya akan dirilis di Personal Computer (PC) ,PSP ,PS3 dan XBOX 360.
Bhatti juga menjelaskan bahwa alasan Konami untuk tidak merilis PES 2014 ke Vita dan 3DS adalah karena sistem instalasi Vita yang "merepotkan" serta fakta bahwa "tidak ada" yang membeli PES 2013 versi 3DS. Walaupun begitu, Konami telah mempersiapkan sebuah tim kecil untuk membawa PES 2014 ke PSP atas permintaan dari fans yang ternyata masih menginginkannya di konsol portabel milik Sony tersebut.Dikabarkan PES 2014 hanya akan dirilis di Personal Computer (PC) ,PSP ,PS3 dan XBOX 360.
Sumber : kotakgame.com
Sabtu, 04 Mei 2013
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan yang mengandung zat
adiktif/berbahaya dan terlarang) belakangan ini amat populer di kalangan remaja
dan generasi muda bangsa Indonesia, sebab penyalahgunaan narkoba ini telah merebak ke semua lingkungan, bukan
hanya di kalangan anak-anak nakal dan preman tetapi telah memasuki lingkungan
kampus dan lingkungan terhormat lainnya. Narkoba saat ini banyak kita jumpai di
kalangan remaja dan generasi muda dalam bentuk kapsul, tablet dan tepung seperti ekstasy, pil koplo dan
shabu-shabu, bahkan dalam bentuk yang amat sederhana seperti daun ganja yang
dijual dalam amplop-amplop.
Saat ini para orang tua, mulai dari ulama, guru/dosen,
pejabat, penegak hukum dan bahkan
semua kalangan telah resah terhadap
narkoba ini, sebab generasi muda masa
depan bangsa telah banyak terlibat di dalamnya.
Akibat leluasannya penjualan narkoba ini, secara umum mengakibatkan timbulnya
gangguan mental organik dan pergaulan bebas yang pada gilirannya merusak masa
depan bangsa.
B.
Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah dapat
diketahui masalah masalah yang muncul, masalh –masalah tersebut dapat di
identifikasikan sebagai berikut :
1. Kurang pemahaman dan pengetahuan
masyarakat dan remaja tentang bahaya Narkoba.
2. Kurangnya pengawasan orang tua.
C.
Tujuan
Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di
kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku
generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di
kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus
bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur
syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya,
generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan.
Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. Karya
Ilmiah ini bertujauan untuk
1.
Sebagai pengetahuan bagi para remaja tentang bahasa
narkoba bagi dirinya.
2.
Sebagai sebuah referinsi sehingga para remaja itu bisa
mengerti tentang jenis- jenis
Narkoba.
3.
Orang tua
mempunya kesadaran untuk memperhatikan anak meraka.
D.
Metode
Dalam penulisan Karya Ilmiah ini mengunakan metode
lansung dan pencarian referensi dari berbagai sumber.
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Narkoba
Menurut WHO (1982) Narkoba adalah Semua zat padat,
cair maupun gas yang dimasukan kedalam tubuh yang dapat merubah fungsi dan
struktur tubuh secara fisik maupun psikis tidak termasuk makanan, air dan
oksigen dimana dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi tubuh normal. Disini akan kami jelaskan tentang
jenis-jenis narkoba, yaitu diantaranya adalah :
1. Narkotika
adalah Zat/ obat yang berasal dari tanaman atau sintetis maupun semi sintetis
yang dapat menurunkan kesadaran, hilangnya rasa , mengurangi sampai
menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan
2.
Psikotropika Zat/obat alamiah atau sintetis bukan
narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan
syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku
- Zat adiktif adalah Bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang pengunaannya dapat menimbulkan ketergantungan baik psikologis atau fisik. Mis : Alkohol , rokok, cofein
B.
Bahaya
Narkoba Bagi Remaja
Penyalahgunaan
narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini
kian meningkat Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat
membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda
sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin
rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut
tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh
dan cerdas hanya akan tinggal kenangan.Sasaran dari penyebaran narkoba ini
adalah kaum muda atau remaja. Kalau dirata-ratakan, usia sasaran narkoba ini
adalah usia pelajar, yaitu berkisar umur 11 sampai 24 tahun. Hal tersebut
mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar anak didik
kita kapan saja.
Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan
obat-obatan terlarang. Sementara nafza merupakan singkatan dari narkotika,
alkohol, dan zat adiktif lainnya (obat-obat terlarang, berbahaya yang
mengakibatkan seseorang mempunyai ketergantungan terhadap obat-obat tersebut).
Kedua istilah tersebut sering digunakan untuk istilah yang sama, meskipun
istilah nafza lebih luas lingkupnya. Narkotika berasal dari tiga jenis tanaman,
yaitu (1) candu, (2) ganja, dan (3) koka. Ketergantungan
obat dapat diartikan sebagai keadaan yang mendorong seseorang untuk mengonsumsi
obat-obat terlarang secara berulang-ulang atau berkesinambungan. Apabila tidak melakukannya dia merasa
ketagihan (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit
yang sangat pada tubuh (Yusuf, 2004: 34).
C. Bahaya bagi pelajar
Di Indonesia, pencandu narkoba ini perkembangannya semakin
pesat. Para pencandu narkoba itu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24
tahun. Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar. Pada awalnya, pelajar yang mengonsumsi
narkoba biasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok. Karena kebiasaan
merokok ini sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di kalangan pelajar saat
ini. Dari kebiasaan inilah, pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajar
tersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu
narkoba. Awalnya mencoba, lalu kemudian mengalami ketergantungan.Dampak negatif
penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja (pelajar-red) adalah sebagai
berikut:
Ø
Perubahan dalam sikap, perangai dan kepribadian,
Ø
Sering membolos, menurunnya kedisiplinan dan
nilai-nilai pelajaran,
Ø
Menjadi mudah tersinggung dan cepat marah,
Ø
Sering menguap, mengantuk, dan malas,
Ø
Tidak memedulikan kesehatan diri,
Ø
Suka mencuri untuk membeli narkoba.
D. Upaya pencegahan
Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan
pelajar, sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama. Dalam hal ini
semua pihak termasuk orang tua, guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif
dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.
Adapun upaya-upaya yang lebih kongkret yang dapat kita
lakukan adalah melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan
penyuluhan tentang bahaya narkoba, atau mungkin mengadakan razia mendadak
secara rutin. Kemudian pendampingan
dari orang tua siswa itu
sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang.
Pihak sekolah harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap
gerak-gerik anak didiknya, karena biasanya penyebaran (transaksi) narkoba
sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah.
Yang tak kalah penting adalah, pendidikan moral dan keagamaan
harus lebih ditekankan kepada siswa.
Karena
salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak ke dalam lingkaran setan ini adalah
kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap, sehingga perbuatan
tercela seperti ini pun, akhirnya mereka jalani.
Oleh sebab itu, mulai saat ini, kita selaku pendidik,
pengajar, dan sebagai orang tua, harus sigap dan waspada, akan bahaya narkoba
yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak kita sendiri. Dengan berbagai upaya
tersebut di atas, mari kita jaga dan awasi anak didik kita, dari bahaya narkoba
tersebut, sehingga harapan kita untuk menelurkan generasi yang cerdas dan
tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik.
BAB III PENUTUP
BAB III PENUTUP
Kesimpulan
Dari
Pembahasan di atas bisa
ditark kesimpulan bahwa
1)
Narkoba adalah barang yang sangat berbahaya dan bisa
merusak susunan syaraf yang bisa merubah sebuah kepribadian seseorang menjadi
semakin buruk
2)
Narkoba adalah sumber dari tindakan kriminalitas yang
bisa merusak norma dan ketentraman umu.
3)
Menimbulkan dampak negative yang mempengaruhi pada
tubuh baik secara fisik maupun psikologis
Saran
Dalam masalah yang kita hadapi hendaklah kita
selalu mencari penyelesaiannya dengan cara yang baik dan berfikir positif.
Masalah Narkoba di kalanagan remaja hanyalah segelintir masalah yang kita
hadapi. Mungkin saya dapat memberikan saran dalam penyelesaian masalah tentang
Narkoba antaralain:
1. Orang tua hendaknya selalu memperhatikan
kelakuan dan perubahan perilaku anak.
2. Kasih sayang dari orang tua dan pendidikan
agama.
Semoga Karya ilmiah ini dapat di gunakan sebagai referensi dalam penanggulangan
narkoba dalam kalangan remaja. Dan semoga kedepannya bangsa ini dapat menjdi
lebih baik lagi dan terbebas dari narkoba.
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA
- http://web.netura.net.id/
- http://wikipedia.com
- http://en.wikipedia.org/wiki/Narcotic
- http://www.pikiran-rakyat.com/
- http://www.wawasandigital.com/
sumber :
Karya tulis adalah segala bentuk olah pikir manusia yang d tuangkan dalam tulisan.Pada hakikatnya karya tulis dibuat untuk mengemukakan kebenaran melalui metodenya yang sistematis, metodologis, dan konsisten.Tujuan karya ilmiah: agar gagasan penulis karya ilmiah itu dapat dipelajari, lalu didukung atau ditolak oleh pembaca.Tujuan dari karya tulis ilmiah biasanya supaya gagasan penulis karya ilmiah tersebut dapat dipelajari dan didukung atau mungkin mendapat penolakan dari pembaca,kebanyakan penulis biasanya mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca,sehingga penulis dapat mengkoreksi tulisannya dari segi penulisan,topik,pembahasan,bahasa dan aspek-aspek lain yang mempengaruhi kualitas karya tulis ilmiahnya.
beberapa aspek sangat mempengaruhi kualitas karya tulis ilmiah,disini saya akan mencoba membahas dua aspek yang mempengaruhi kualitas karya tulis ilmiah.
A.Karya Tulis Ilmiah dengan Topik yang Menarik.
Dengan topik yang menarik,karya tulis akan sangat menyenangkan saat dibaca,pemilihan topik sangat penting karena topik adalah suatu hal atau peristiwa yang akan mempengaruhi pembahasan didalam karya tulis.Topik yang menarik tidak harus suatu objek yang sulit dipelajari,banyak dari kehidupan sehari-hari manusia bisa dijadikan topik yang dibahas secara singkat dan jelas.Contoh dari pengambilan topik di kehidupan sehari-hari misalnya "Efektifitas Penggunaan Internet bagi Remaja" atau untuk lingkungan yang lebih dekat lagi,penulis bisa membahas tentang kehidupan sehari-harinya,perencanaan masa depan,bentuk dan kondisi lingkungannya,komunikasi antara keluarga dan masih banyak lagi.
B.Karya Tulis Ilmiah yang Mudah dipahami oleh Pembaca.
Bukan hanya topik yang harus menarik,karya tulis juga seharusnya mudah dipahami oleh pembaca.Seperti yang kita bahas sebelumnya tentang pengambilan topik,hal ini sangat berkaitan.Selain bahasa dan tata kata yang harus mudah dipahami oleh pembaca,tema dan pembahasan juga harus mendukung kemudahan dari pemahaman para pembaca karya tulis.Diharapkan saat penulisan karya tulis,bahasa yang digunakan tidak berbelit-belit dan rumit,sehingga para pembaca menikmati karya tulis saat membaca dan memahaminya.
sumber :
Langganan:
Postingan (Atom)
follow me on twitter
Blog Archive
-
▼
2013
(24)
-
▼
Juni
(22)
- Info Penting bagi Penggemar Mie Instan
- Reaksi dalam Tubuh Manusia saat Tertawa
- 10 Orang Pertama yang Memiliki Twitter Di Indonesia
- Benda Penyebab Sakit Kepala
- Makanan yang Sebaiknya tidak di Makan Menjelang tidur
- Tips Keluarkan Racun dalam Tubuh
- Tips Gigi Putih Bersinar
- 3 Manfaat Air Liur
- Tips Menjadi Pemimpin yang Baik
- Cara Alami Atasi Jerawat
- Tugas 4 : Contoh Paragraf Generalisasi ,Analogi & ...
- Tugas 1 : Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik & ...
- Peringkat Selingkuh Berdasarkan Zodiak
- Olahraga yang Menyehatkan dan Sekaligus Membuat Ba...
- Manfaat Teh & Kopi
- Sifat Umum Berdasarkan Golongan Darah
- Kebanyakan Tidur Sangat Berbahaya
- Seorang Pria Nyaris Tewas Karena Dibekap Payudara
- Ide April Mop yang Jangan Pernah Dilakukan
- Tips Mencegah Kanker Prostat
- Awasi Sakit Tengkuk Belakang
- PES 2014 Hanya akan dirilis di Empat Console?
-
▼
Juni
(22)
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.

